ACEH SELATAN – Energi kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali menjadi motor penggerak percepatan pembangunan. Di Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasi Raja, Aceh Selatan, pembangunan Jembatan Aramco terus menunjukkan progres signifikan berkat solidnya kolaborasi di lapangan, Minggu (05/4/2026).

Di tengah terik matahari dan medan kerja yang menantang, personel TNI bersama warga tampak tak kenal lelah. Mereka bahu membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan—dari pekerjaan dasar hingga penyempurnaan struktur—dengan semangat gotong royong yang kian menggelora.
Komandan Kodim (Dandim) 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos, menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Jembatan Aramco ini adalah urat nadi baru bagi masyarakat. Bukan hanya membuka akses, tetapi juga menjadi pintu masuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga. Karena itu, kami hadir dan bekerja bersama rakyat untuk memastikan pembangunan ini berjalan cepat dan tepat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peran aktif masyarakat sebagai faktor kunci percepatan pembangunan.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga luar biasa. Inilah kekuatan sejati bangsa—ketika TNI dan rakyat menyatu, tidak ada yang tidak bisa diselesaikan,” tambahnya penuh optimisme.
Keberadaan Jembatan Aramco nantinya akan menjadi akses vital penghubung antarwilayah, sekaligus memperlancar mobilitas dan distribusi hasil pertanian masyarakat Desa Pasi Rasian dan sekitarnya.
Dengan kekompakan yang terus terjaga, pembangunan jembatan ini diyakini akan rampung sesuai target dan segera memberikan dampak nyata—menggerakkan roda ekonomi serta membuka peluang baru bagi kemajuan daerah.












