ACEH SELATAN, Kamis (21/5/2026) – Pembangunan jembatan di Desa Kapa Seusak, Kabupaten Aceh Selatan kini telah rampung dan mulai dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung yang selama ini sangat diharapkan warga.
Rampungnya pembangunan jembatan tersebut disambut antusias masyarakat yang merasa terbantu dengan hadirnya akses transportasi yang lebih aman dan lancar.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman yang dikerjakan secara gotong royong oleh Satgas TNI AD bersama masyarakat serta didukung pemerintah.
Kehadiran jembatan ini dinilai sangat membantu aktivitas warga, mulai dari mobilitas hasil pertanian, pendidikan hingga kegiatan ekonomi masyarakat sehari-hari.
Salah seorang warga Desa Kapa Seusak menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil Aceh Selatan. Menurutnya, jembatan tersebut sudah lama dinantikan masyarakat karena menjadi akses penting penghubung antarwilayah.
“Alhamdulillah sekarang jembatan sudah selesai dan bisa kami gunakan. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan semua pihak, terutama TNI yang telah membantu pembangunan ini hingga rampung,” ujar warga.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Satgas pembangunan jembatan, Kapten Inf Faisal Kurniawan mengungkapkan, pembangunan jembatan Kapa Seusak tersebut berhasil diselesaikan hanya dalam kurun waktu satu minggu pengerjaan.
“Alhamdulillah jembatan Desa Kapa Seusak telah rampung dikerjakan. Ini berkat kerja sama dan semangat gotong royong personel TNI bersama masyarakat di lapangan,” ujarnya.
Kapten Inf Faisal juga menyampaikan, setelah rampungnya jembatan Kapa Seusak, saat ini masih terdapat 7 titik jembatan lainnya yang sedang dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan selesai dalam dua hari ke depan.
Ia berharap seluruh pembangunan jembatan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat guna mendukung kelancaran akses transportasi dan meningkatkan perekonomian warga di wilayah pedalaman Aceh Selatan.












