DANREM 012/TU, MEMBERIKAN PENGARAHAN KEPADA PERS YG AKAN BERANGKAT SATGAS PAM PUTER BERPENGHUNI SIMEULUE CUT TA 2026

Banda Aceh – Komandan Korem 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M. selaku Komandan Komando Pelaksanaan Operasi (Dankolakops), memberikan pengarahan kepada personel Satuan Tugas Pengamanan Pulau Kecil Terluar Berpenghuni Simeulue Cut Tahun Anggaran 2026 di Kompi Air Bekangdam Iskandar Muda, Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

Sebanyak 30 personel yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Pulau Kecil Terluar Berpenghuni Simeulue Cut TA 2026 menerima pengarahan sebelum melaksanakan tugas pengamanan di wilayah pulau terluar. Personel tersebut terdiri dari 25 prajurit Yonif Raider 112/Dharma Jaya dan 5 personel Bekangdam Iskandar Muda.

Dalam arahannya, Danrem menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga nama baik satuan, keluarga, dan institusi TNI selama melaksanakan penugasan.

“Jaga nama baik satuan di mana pun bertugas. Pegang teguh dan amalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Danrem.

Lebih lanjut, Danrem mengingatkan agar seluruh personel menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat setempat serta selalu hadir sebagai solusi di tengah-tengah rakyat.

“Bersikaplah baik kepada masyarakat. Bangun komunikasi yang harmonis dan tunjukkan bahwa kehadiran TNI memberikan rasa aman serta manfaat bagi rakyat,” lanjutnya.

Selain itu, Danrem juga menekankan pentingnya kewaspadaan selama bertugas mengingat lokasi penugasan berada di wilayah strategis pulau terluar.

“Jangan pernah lengah. Tetap waspada terhadap setiap perkembangan situasi, laksanakan prosedur yang telah ditentukan, dan jaga kekompakan sesama personel agar tugas dapat berjalan dengan aman dan lancar,” pesannya.

Kegiatan pengarahan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pembekalan kepada personel Satgas sebelum menjalankan tugas pengamanan di Pulau Simeulue Cut. Melalui pengarahan ini, diharapkan seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, profesional, serta senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia di pulau-pulau terluar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *