Personel TNI Bersama Warga Gotong Royong Merakit Jembatan Perintis di Cibubukan

Aceh Singkil — Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil. Personel TNI dari Kodim 0109/Aceh Singkil bersama personel Yon TP 957/LU dan masyarakat Desa Cibubukan, Kecamatan Simpang Kanan, bergotong royong melaksanakan sejumlah pekerjaan teknis dalam rangka pembangunan jembatan perintis, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut meliputi perakitan klim tiang, pekerjaan pengelasan, hingga merapikan bagian tiang pilon jembatan yang menjadi salah satu komponen penting dalam konstruksi jembatan perintis tersebut.

Sejak pagi, personel TNI bersama masyarakat terlihat bahu-membahu di lokasi pekerjaan. Aktivitas berlangsung dengan mengedepankan kerja sama, ketelitian dan keselamatan selama proses pengerjaan material konstruksi.

Perakitan klim tiang menjadi salah satu tahapan yang membutuhkan ketepatan agar material dapat terpasang sesuai kebutuhan konstruksi. Setelah proses perakitan dilakukan, pekerjaan dilanjutkan dengan pengelasan pada bagian-bagian tertentu untuk memperkuat sambungan material.

Tidak hanya mengerjakan proses pengelasan, personel TNI dan masyarakat juga melakukan perapian pada tiang pilon. Material yang telah dirakit dan dilas diperiksa kembali sehingga bagian-bagian yang masih membutuhkan penyesuaian dapat segera diperbaiki.

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi pekerjaan teknis, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Kehadiran personel Kodim 0109/Aceh Singkil dan Yon TP 957/LU bersama warga di lokasi pembangunan juga mencerminkan semangat manunggal TNI dengan rakyat. Tenaga, waktu dan keterampilan dikerahkan secara bersama-sama untuk mendukung percepatan pembangunan jembatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cibubukan dan wilayah sekitarnya.

Jembatan perintis tersebut memiliki arti penting bagi mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung akses antarkawasan serta menunjang aktivitas ekonomi dan sosial warga. Dengan adanya akses penghubung yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah.

Gotong royong di lokasi pembangunan juga menjadi bagian dari budaya masyarakat yang terus dipertahankan. Pekerjaan berat menjadi lebih ringan ketika dilakukan secara bersama-sama, sementara hubungan antara personel TNI dan masyarakat semakin erat melalui interaksi langsung di lapangan.

Proses pembangunan jembatan terus dilakukan secara bertahap. Setiap tahapan pekerjaan dikerjakan dengan memperhatikan kondisi material dan kebutuhan konstruksi agar hasil pekerjaan dapat memberikan dukungan maksimal terhadap pembangunan jembatan perintis di Desa Cibubukan.

Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan perintis di Desa Cibubukan diharapkan dapat berjalan lancar hingga seluruh rangkaian pekerjaan selesai dan nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *